Maksimalkan Kemampuan Otak Dengan Bermain Dan Belajar Bahasa Inggris

Maximize Our Brain

Menilisik dari sebuah judul ini, saya teringat akan sebuah quote dari Dalailama ” This is my simple religion. There is no need for temples no need for complicated philosophy. Our own brain, our own heart is our temple; the philosophy is kindness“. Memiliki kemampuan otak yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap manusia merupakan sebuah keberuntungan luar biasa yang kita dapatkan. Tuhan memberikan cipta, rasa dan karsa kepada seluruh manusia di bumi untuk di maksimalkan dalam segala bidang. Kita memiliki otak kiri dan otak kanan yang dapat menyerap dan menerima pesan dari apa yang kita lihat dengan mata kita. Kedua bagian otak tersebut bertanggung jawab silang, maksudnya belahan otak kanan bertanggung jawab terhadap tubuh dan otak kiri berfungsi sebaliknya.

Hal ini berarti bila otak kanan seseorang lebih dominan, maka orang tersebut cenderung menjadi kidal atau aktif dengan bagian tubuh kiri. Kedua belahan otak sangat identik tapi berbeda fungsi. Masing-masing otak berperilaku berbeda.Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Bagian otak ini merupakan pengendali intelligence quotient (IQ). Daya ingat otak bagian ini juga bersifat jangka pendek.

Apakah kita mampu memaksimalkan keduanya dengan seimbang? Pasti mampu dan sangat mampu karena kitalah yang mengetahui seberapa banyak kapasitas memori yang kita simpan dalam ingatan kita. Sebenarnya kita dapat melakukan berbagai cara dalam mengasah kemampuan otak kita dengan sederhana. Dengan membaca, menonton, mengobrol ataupun menulis sebenarnya disitu kita dituntut untuk menggunakan otak kita dalam melihat langkah demi langkah apa yang ada di hadapan kita.

Saya sederhanakan dalam bentuk analogi yang biasa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari yaitu pada saat kita menonton televisi dirumah. Gambarkan dalam pikiran Anda ketika anda membuat cerita tersebut. Kita bisa mengingat cerita dengan mudah, khususnya cerita “gokil” yang kita bisa bayangkan secara rinci dalam pikiran kita. Ulangi cerita tersebut dan Anda akan mengingat kata-katanya. Ketika membuat cerita tersebut hubungkanlah kata-kata yang ada dengan cara yang lucu. Pastinya memori  kita akan mudah mengingat hal-hal itu dean menyimpannya secara berurutan didalam kognisi. Atau pada saat kita belajar di sekolah, kampus dan tempat-tempat kurusus lain yang membuat otak kita bekerja dengan baik dan teratur. Mengambil pengalaman dari seseorang yang memiliki kesulitan dalam Menghafal Vocabulary Bahasa Inggris. Merupakan sebuah contoh dimana kita tidak memaksimalkan fungsi dari kedua otak kita tersebut. Mengapa demikian? Karena kita sudah memiliki underestimate terhadap vocabulary Bahasa Inggris yang kita anggap itu sulit dan  banyak, sehingga membuat kita malas untuk Belajar Grammar Bahasa Inggris

Sadarkah kita, bahwa aktifitas kita menonton ataupun membaca merupakan sebuah aktifitas belajar dan mendapatkan edukasi dari apa yang kita lihat, dengar dan kita rasakan. Itulah bagian dari proses Bermain Dan Belajar yang biasa kita lakukan dan dapat kita terapkan kedalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s